Syarat Mencari Ilmu dan Masalah-Masalah yang Biasa Dihadapi





"Mari Menuntut Ilmu"

Oleh Khasbi


Rasululloh bersabda: "Thollabul ’ilmi faridhotun ’ala kulli muslimin walmuslimat" yang artinya :"Mencari ilmu, wajib bagi setiap muslim laki-laki dan muslim perempuan".

Kita sebagai umat Islam, sudah sepatutnya menjalankan perintah dari nabi tersebut, apalagi dengan keutamaan-keutamaan orang yang mempunyai ilmu, kita tidak boleh patah semangat dan bahkan sampai berhenti mencari ilmu. 

Salah satu keutamaan orang yang berilmu adalah ditinggikan derajatnya, menjadi perhiasan bagi pemiliknya, pembedaan dengan hewan (kemuliaan), menjadikan semakin bertakwa, de-el-el.

Tentu, kita tidak akan mendapatkan kemuliaan tersebut, jika kita tidak punya greget untuk terus berthollabul ’ilmi. Sebelum melangkah lebih jauh, alangkah baiknya kita harus mengetahui dan paham dengan syarat-syarat seseorang dalam mencari ilmu. Salah satu syaratnya adalah harus ada yang mengajar (guru), harus punya bekal (alat-alat), harus sabar (ikhlas), harus dalam waktu yang lama, de-el-el.

Yups, Munculnya "MUKIDIN" sebagai sosok yang firal di masyarakat memang tidak dipungkiri, Mukidin alias Murid Kyai Didikan Internet, mereka yang cuma browsing-browsing di internet tanpa berguru langsung dengan seorang guru tidaklah afdhol, karena sudah diterangkan bahwa salah satu syarat mendapatkan ilmu, adalah harus adanya guru yang mengajar dan juga kalau bisa bernasab.

Kebiasaan seorang murid dalam proses belajarnya kurang sabar, mudah sekali untuk jenuh, tentu ilmu tidak akan masuk, jika hati dan pikiran sudah pada titik jenuhnya, pikiran akan melayang-layang, kejadian ini karena hati dari murid kurang dilandasi niat dan juga keikhlasan untuk meraih ilmu.

Kemudian, seseorang apabila telah benar-benar paham dengan syarat-syarat dan ketentuan dalam mencari ilmu, cara yang paling manjur adalah dengan jalan istiqomah, dan juga terus berdoa, supaya diberi rizki ilmu oleh Yang Maha Pemberi Rizki.

“Kebermanfaatan ilmu” adalah motto yang harus ditanam dalam hati para pencari ilmu, selain keutamaan-keutamaan yang tadi, tidak menutup kemungkinan, bahwa ilmu yang sudah didapat, bisa saja tidak bermanfaat atau bahkan seseorang ketika belajar atau menuntut ilmu, dia sangat sulit memahami atau bisa dikatakan bodoh, tetapi karna dia ikhlas serta terus berusaha, ilmunya yang walaupun sedikit, mampu bermanfaat bagi dirinya sendiri maupun bagi orang lain disekitarnya. 

(Wallohu’alam bissoab)


Motivasi Mencari Ilmu :

Kita hidup tanpa ilmu bak hewan, maka carilah ilmu dan dapatkan serta amalkan (manfaatkan).

Ilmu yang lebih utama dicari itu adalah ilmu yang kita akan kerjakan semisal fiqih dll, jadi carilah ilmu yang mampu mensejahterakan dirimu baik di akhirat ataupun didunia.



Referensi :
-       
Ta T’alimul Muta’alim.
-      Durrorul Bahiyah.

Post a Comment

Previous Post Next Post